ILMU JAWA LAMA
aku cuman bisa melongo begitu membaca koran kuning or semacam posmo,tabloid khusus hal gaib dan kawan kawannya,ada yg ganjil di iklan yang ada di koran yang aku sebut di atas,si pengiklan dengan mudahnya mengatakan punya ilmu tinggi kalo mau belajar kudu bayar dengan jumlah sekian.ilmu akan di transfer dalam hitungan menit dan berlaku selamanya.
aku jadi ingat konsep semua yang serba instan akan berakibat konyol,tapi kalo dipikir2 namanya juga orang dagang ya segala cara diikuti cuman memang konyol ya….coba bayangkan ngrogo sukmo yang mbah kita kerjakan dulu,butuh waktu lama dan pengorbanan untuk mencapainya,bukankah orang jawa bilang ngelmu ono kanthi laku(ilmu ada karena pengorbanan)?
ok…aku contohkan petuah dari guru ngelmu di tanah jawa tempat aku berpijak,ini hasil perbincangan aku semalam,bahwa kalo memang mau usaha keras dan mau belajar orang pun bisa meloncat tinggi ke atas rumah,pukulan jarak jauh or panglemunan dengan latihan pernafasan….cuman aku gak berani ngomong pernafasan model apa yg diterapkan takut ada yang menyalagunakan.dan akhirnya semua berpulang pada laku kita,gak ada ilmu instant di dunia ini…..semua bergerak menurut aturan alam dan siapa yang tidak menurut hukum alam akan terjengkang
contoh lain kalo mau sakti dengan cara jawa aku contohkan di sini,cuman jangan tanya deh di mana gurunya soalnya hampir gak ada gurunya,orang jawa jaman dulu di jaman wali dan sesudahnya mencapai kesekten dengan jalan macam macam,ada yang puasa ada yg laku prihatin lainnya,salah satu konsep menggayuh hal hal di atas dengan mengamalkan wewiridan yang mempunyai 8 tingkatan:
-
wirayat jati
-
laksita jati
-
panungal jati
-
karana jati
-
purba jati
-
saloka jati
-
sasmita jati
-
wasana jati
ada juga konsep ilmu jawa yang disebut aji pameleng yang menerangkan tata cara melakukan yoga atau samadi,aji panungal ilmu mengendalikan 5 indra manusia,wirid maladihening adalah cara wirid yang di wariskan oleh kanjeng panembahan senapati ing ngalaga….
itu semua konsep ilmu yang dianut orang jawa jaman dulu entah sekarang,soalnya aku sendiri hampir tidak ada guru yang aku temui mengajarkan ilmu di atas,apakah ilmu di atas sudah punah?hanya angin yang bisa menjawabnya