terima kasih meneer
kalo di tinjau dari segi sejarah,siapapun tahu kita adalah bangsa yng punya sejarah yg terentang panjang sejak jaman borobudur atau malah lebih ke belakang lagi,namun sayang seribu sayang kita cuman bisa menciptakan dan sekedar melestarikan ,kalo soal mempelajari budaya sendiri kita sungguh terbelakang dari bangsa lain,contohnya bangsa londo alias belanda.contoh kasus paling nyata adalah proses penyusunan kamus bahasa jawa-kawi.
atas campur tangan seorang ahli sejarah bangsa belanda yg bernama C.F WINTER,aku dan orang indonesia masih bisa sampe sekarang membaca perbendaharaan basa jawa kawi.walaupun sumber penulisan kamus itu adalah raden mas ronggowarsito.seorang pujangga jawa terakhir.
catatan sejarah mengatakan bahwa kamus jawa-kawi terbit pertama kali tahun 1879 dengan kata pengantar van der truk tertanggal 24 oktober 1879 dan dicetak ulang tahun 1928.reproduksi dalam bentuk foto print dibuat oleh proyek javanology pada tahun 1984.usaha ini dibantu oleh vakgroep talen culturen van Z.O azie en ocienie rijkuniversiteit leiden.
menurut catatan c.f winter tidak berkerja sendiri,dalam bidang adminitrasi dia dibantu oleh van der vlis yang datang ke tanah jawa bersama sama dengan orang belanda bernama gericke pada tanggal 17 oktober 1839. dan seperti aku katakan tadi ,dalam pemberian arti dia dibantu oleh raden mas ronggowarsito.kata kata kawi yang telah dikumpulkan oleh c.f winter di serahkan pada van der vlis dan dari van der vlis di serahkan pada raden mas ronggowarsito untuk diberi arti.dan raden mas ronggowarsito menyuruh seseorang untuk mengantarkan kata kata tersebut pada van der vlis atau langsung ke c.f winter,begitulah proses pembuatan kamus kawi-jawa.
di dalam catatan c.f winter mengakui bahwa raden mas ronggowarsito adalah satu satunya pujangga surakarta waktu itu yang tahu bahasa kawi dan tempat dia berguru dan mengenai van der vlis,dia juga menjembatani komunikasi antara raden mas ronggowarsito dan c.f winter.
entahlah jika si meneer winter tidak menulis kamus bahasa kawi-jawa dan atas bantuan raden mas ronggowarsito mungkin aku dan orang indonesia-orang jawa tak akan pernah bisa mewarisi bahasa kawi.suatu kenyataan pahit kita harus berterima kasih pada orang dari bangsa yg pernah menjajah kita selama ratusan tahun…..nasib……nasib……….